DESTINASI WISATA WONOSOBO SINDORO JALUR ALANG - ALANG SEWU

Mendaki Gunung Sindoro via Alang-alang sewu dengan suguhan pemandangan eksotis dan mengesankan.
Mendaki Gunung Sindoro via Alang-alang sewu dengan suguhan pemandangan eksotis dan mengesankan. / https://blog.tripcetera.com/id/gunung-sindoro/

Hallo dolaners, sedikit cerita perjalanan ke salah satu destinasi wisata di Kabupaten Wonosobo yaitu Alang- alang sewu. Destinasi ini merupakan salah satu pos di pendakian gunung sindoro via Alang- alang sewu atau biasa disebut basecamp PAJERO.

Letak geografisnya di dusun Anggrunggondok, Desa Reco, Kretek , Wonosobo. Untuk menuju Alang- alang Sewu terlebih dulu kita menuju basecamp untuk melakukan registrasi dan administrasi, akses menuju basecamp sangat mudah baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum dan juga bisa diakses di google maps untuk lokasi tepatnya. Perjalanan dari Jakarta menggunakan kendaraan umum estimasi waktu sekitar 12 jam sampai ke terminal Mendolo. Dari terminal mendolo kita bisa naik mikro bus arah Parakan dengan budget Rp. 10.000 dengan waktu tempuh sekitar 15 menit sampai di Dusun Anggrunggondok. Untuk menuju basecamp kita bisa jalan kaki sekitar 5 menit dari jalan raya atau gapura masuk dusun.

Basecamp Pajero terletak pada ketinggian 1359 mdpl salah satu jalur pendakian Gunung Sindoro di Kabupaten Wonosobo. Basecamp Pajero merupakan basecamp yang unik karena dari segi bangunan masih bernuansa klasik ala bangunan Belanda dengan atap genting dan tembok- temboknya yang kuno dan merupakan bangunan pertama yang ada di dusun Anggrunggondok. Tidak hanya itu, selain nuansa klasik yang disuguhkan, pemandangan gunung sindoro disebelah utara dan gunung Sumbing di selatan bisa kita lihat kemegahannya. Basecamp Pajero ini juga salah satu basecamp yang memiliki fasilitas memadai. Kapasitas basecamp bisa menampung sekitar 200 orang jadi tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat istirahat ketika berkunjung disana. Letaknya yang strategis menjadi salah satu kelebihan dari basecamp ini karena dekat dengan warung, tempat ibadah, minimarket, dan homestay dengan harga yang tidak menguras kantong para dolanners.

 

Sebelum melakukan pendakian, kita harus registrasi terlebih dahulu. Mulai dari cek kelengkapan alat pendakian, logistik, administrasi dan briefing. Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 (Lembah Kesunyian) dengan estimasi waktu 1 jam jalan kaki. Pos 1 terletak di ketinggian 1755 mdpl. Dinamakan lembah kesunyian karena pada awal pembukaan jalur tempat tersebut hutanya masih sangat rimbun, sehingga sinar matahari tidak bisa menembus. Suasananya yang sunyi hanya terdengar riuh pepohonan dan suara hewan endemik, sangat cocok untuk menyendiri, menenangkan suasana hati dan pikiran.

Perjalanan dilanjut dari pos 1 menuju pos 2 memerlukan waktu sekitar 1 jam. Kita akan melewati jalan setapak dengan kontur tanah yang tidak terlalu menanjak, sepanjang perjalanan kita akan melihat pepohonan di kiri dan kanan serta rerumputan yang masih menyentuh kaki. Pos 2 (Lembah Katresnan) terletak di ketinggian 2062 mdpl. Disini kita disuguhkan pemandangan alang - alang dan terdapat mata air disebelah selatan pos 2. Tempat ini mampu menampung kurang lebih 100 tenda dump kapasitas 3-4 orang. Sedikit cerita pos di pos 2 dapat kita lihat pepohonan yang masih asri belum terjamah manusia merupakan cerminan betapa cintanya manusia dengan daerah tersebut dan berharap alam pun memberikan timbal balik dengan segala kekayaan yang dianugrahkan untuk kelangsungan kehidupan, itulah alasan kenapa diberi nama Lembah Katresnan ( tresna dalam bahasa Jawa yang artinya cinta).

https://ihategreenjello.com/jalur-pendakian-gunung-sindoro/

Perjalanan dilanjutkan Kembali menuju pos 3 ( Alang- Alang Sewu ) dengan ketinggian 2370 mdpl disinilah view utama yang biasa disebut dengan sunrise hunter bagi pemburu sunsrise. Ditempat ini kita bisa melihat hamparan sabana ilalang tanpa ada satupun pohon. Dari sini kita juga bisa melihat pemandangan 7 puncak, antara lain Sumbing, Merbabu, Merapi, Andong, Telomoyo, Lawu, dan Ungaran, juga mampu menampung kurang lebih 200 tenda dump dengan kapasitas 3-4 orang. Lembah Alang- Alang Sewu merupakan sebuah nama warisan turun temurun dari nenek moyang, konon ditempat tersebut merupakan suatu tempat bertapa salah satu kesatria nusantara yang menamai tempat itu dengan sebutan Punden Alang - Alang Sewu. Awal diserahkannya tempat tersebut kepada para pendiri basecamp Pajero yaitu ketika pembukaan jalur mereka bermalam di tempat tersebut dan bermimpi. Dalam mimpinya seperti berada dalam suatu pasewakan ( musyawarah ) serah terima suatu wilayah atau tempat ( Punden Alang - alang Sewu), dengan pesan “ Jogonen papan iki kanggo labuh anak putu turun temurun, aku tak boyong seko Alang- alang Sewu ning Sejepet” yang berarti “Jagalah tempat ini demi masa depan anak cucu kelak, saya akan pindah dari Alang - alang Sewu ke bukit Sejepet” kata pemilik sebelumnya.

Lanjut perjalanan menuju pos 4 ( Kazu Wazang ), tempat ini berada pada ketinggian 2850 mdpl tempat tumbuhnya kayu yang berjejer rapi seperti layaknya wayang kulit yang ditata rapi dalam sebuah pementasan. Tempatnya yang terlalu dekat dengan puncak dan berpotensi terkontaminasi bau belerang, yang sangat berbahaya bila seseorang berada ditempat ini dalam waktu yang cukup lama sehingga ditempat ini tidak disediakan camp area walau pemandanganya begitu memukau. Perjalanan beranjak ke puncak gunung Sindoro via Alang – alang sewu yang diberi julukan “Latar Ombo” dengan ketinggian 3153 mdpl. Sesungguhnya tempat ini mampu menampung kurang lebih 2000 tenda dump, semenjak aktifnya Kembali gunung Sindoro mulai dari tahun 2011 menjadikan tempat ini sangat tidak direkomendasikan untuk camp area. Menurut cerita rakyat lereng Sindoro konon disinilah Penguasa Gunung Sindoro menggembalakan hewan peliharaanya ( sapi ) sampai saat ini masih diyakini siapa yang menemukan kotoran sapi dan dibawa turun lalu digunakan untuk bercocok tanam maka hasilnya akan sangat subur terlepas dari mitos atau fakta cerita tersebut hanya Allah yang tau. Bila sampai di puncak jam 5 pagi kita dapat menjumpai blue fire ditengah tengah sumur jala tunda.


LOKASI