DESA WISATA JAWA TEGAH, MENJAGA BUDAYA YANG HAMPIR PUNAH

Desa wisata, lestarikan budaya Jawa.
Desa wisata, lestarikan budaya Jawa. / https://www.idntimes.com/travel/destination/brahm-1/5-desa-wisata-di-jawa-tengah-yang-menarik-buat-dikunjungi-exp-c1c2/3

Halo dolaners, tertarik berkunjung ke tempat wisata dan menyukai kebudayaan atau menilik sejarah di Jawa Tengah? Berikut destinasi wisata budaya di Jawa Tengah yang bisa kamu kunjungi, dengan tetap melestarikan dan menjaga kebudayaan tradisional yang mulai tergeser.

 

1. Desa Wisata Budaya Tanon, Semarang

tribunnews

https://jateng.tribunnews.com/2019/10/13/viral-kkn-desa-penari-desa-menari-ternyata-ada-di-lereng-gunung-telomoyo-iniasal-usulnya

Desa Wisata Budaya Tanon terletak di Ngrawan Kecamatan Getasan, Semarang Jawa Tengah. Desa wisata ini sebelumnya kurang terawat, namun pada tahun 2010 oleh Trisno salah satu pengagagas di desa tersebut berupaya untuk merubah image desa pada umumnya menjadi salah satu desa yang berpotensi dan bisa dikunjungi oleh wisatawan. Dengan mengangkat kebudayaan khas Jawa, Desa Wisata Budaya Tanon menyajikan adanya pertunjukan seperti Tari Topeng Ayu, Kuda Kiprah, Kuda Debog maupun Warok Kreasi.

 

2. Desa Wisata Kandri, Semarang

https://www.ayosemarang.com/read/2018/12/16/37634/festival-folklore-populerkan-kebudayaan-desa-kandri-di-kancah-nasional

Desa Wisata Kandri terletak di Kandri Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang Jawa Tengah. Desa Wisata Kandri memiliki alam yang masih terjaga dan budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakatnya. Sehingga, penduduk setempat masih terus berupaya mengelola Desa Kandri sebagai desa wisata yang setiap tahun diadakan pertunjukan seperti Wayang Kulit, Wayang Suket, Jathilan, Kirab Sesaji Rewanda, Ketoprak dan Kesenian Lesung untuk menarik banyaknya wisatawan.

 

3. Desa Wisata Dieng Kulon, Banjarnegara

Dieng Culture Festival 2019 Bakal Hangatkan Banjarnegara

https://ramalanhijau.com/tag/desa-wisata-dieng-kulon/

Terletak di Kecamatan Batur, Banjarnegara Jawa Tengah. Desa wisata Dieng merupakan sebuah desa di dataran tinggi pegunungan Dieng. Wisata ini kembali dibuka pada tanggal 1 Agustus 2020. Mengangkat kebudayaan lokal, desa wisata dieng ini memiliki potensi yang kemudian digali oleh penduduk setempat. Penduduk setempat masih memiliki kebudayaan tradisional yang melekat pada kehidupan sehari-hari, termasuk mata pencaharian penduduk setempat seperti bertani dan budaya ruwatan rambut gembel. Ruwatan rambut gembel mungkin yang paling menarik banyaknya wisatawan baik lokal, domestik maupun internasional. Dalam budaya ruwatan ini, rutin digelar setiap tahun dengan hiburan maupun pertunjukkan lainnya.

 

4. Desa Wisata Candirejo, Magelang

https://warungwisata.com/desa-wisata-candirejo-desa-asli-jawa/

Desa wisata selanjutnya terletak di Jalan Raya Candirejo Sangen Kecamatan Borobudur, Magelang Jawa Tengah. Masih mengangkat mengenai wisata budaya tradisional, masyarakat desa setempat masih memegang teguh kebudayaan dan berusaha terus melestarikan dengan menyuguhkan kehidupan sehari-hari dengan kebudayaan Jawa Tradisional. Hal ini bertujuan, untuk mengedukasi pengunjung yang datang ke desa setempat. Banyak wisatawan datang ke Desa Wisata Candirejo Magelang, khususnya bagi wisatawan asing akan menjadi sarana tersendiri dengan menginap di rumah penduduk dan belajar lebih banyak kebudayaan tradisional setempat. Salah satu kebudayaan di Desa Wisata Candirejo adalah diadakannya upacara adat nyadran yang selalu rutin digelar di bulan Ruwah pada setiap tahunnya.

 

5. Desa Wisata Budaya Lerep, Semarang

https://gpswisataindonesia.info/2017/10/desa-wisata-lerep-ungaran-barat-kabupaten-semarang/

Terletak di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Desa Wisata Budaya Lerep. Banyaknya warisan tradisi dan kearifan lokal yang masih dijaga dan dilestarikan. Beberapa budaya masyarakat Jawa tradisional masih sering dilakukan, dan menariknya hal ini menjadi salah satu edukasi tersendiri bagi wisatawan yang kemudian menjadi potensi tersendiri bagi Desa Wisata Budaya Lerep. Beberapa kebudayaan yang dilakukan diantaranya adalah Gejlok Lesung atau menumbuk padi didalam lesung (sebuah tempat memanjang yang terbuat dari kayu). Gejlok Lesung sendiri seringkali dilakukan untuk memisahkan beras dengan gabah (kulit beras). Tidak hanya itu, pengelola maupun masyarakat setempat masih menjaga dan melaksanakan tradisi sebelumnya seperti Kadeso atau Kirab Budaya, merupakan suatu bentuk rasa syukur masyarakat karena telah diberikan keberkahan dan rezeki.

Nah itu tadi adalah deretan desa wisata budaya yang ada di Jawa Tengah, kamu bisa mengunjunginya untuk berekreasi, menghilangkan penat dan menilik kebudayaan tradisional Jawa yang masih tetap ada hingga saat ini. Lesatarikan budaya, dolan yuk!


LOKASI