NASI OPOR AYAM BAKAR SUNGGINGAN: KULINER LEGENDARIS KHAS KUDUS YANG WAJIB DICOBA

Tampilan Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan
Tampilan Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan / google


Bagi pecinta kuliner, mencicipi hidangan khas saat berkunjung ke suatu daerah adalah sebuah keharusan. Jika kamu berada di Kudus, salah satu kuliner legendaris yang tidak boleh dilewatkan adalah Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan. Warung ini terletak di Jalan Niti Semito Ploso, Sunggingan, dan telah beroperasi sejak tahun 1957, menyajikan hidangan yang telah melewati generasi dan masih mempertahankan cita rasa tradisional.

Keunikan Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan

Menu andalan warung ini menggunakan ayam kampung berukuran besar yang diolah dengan cara khas. Proses memasaknya dimulai dengan merebus ayam bersama bumbu rempah selama lebih dari enam jam, sebelum ditiriskan dan dibakar. Setelah dibakar, ayam dipotong-potong dan disiram dengan kuah opor yang gurih, menciptakan perpaduan rasa yang menggoda.

Proses memasak Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan masih dilakukan dengan cara tradisional. Ayam yang digunakan adalah ayam betina yang berumur 1-2 tahun, yang dipilih khusus untuk mendapatkan tekstur daging yang ideal. Daging ayam direbus terlebih dahulu selama empat jam sebelum dibakar dengan menggunakan arang kayu karet, memberikan aroma yang khas dan rasa yang mendalam.

Berbeda dengan opor kuning yang umum, Opor Sunggingan tidak menggunakan kunyit, melainkan hanya menggunakan gula dan jinten untuk menciptakan cita rasa yang unik. Ayamnya dibakar terlebih dahulu sebelum disajikan, menciptakan perpaduan rasa yang istimewa.

Jam Operasional dan Info Harga

Warung Opor Ayam Bakar Sunggingan buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Dengan harga seporsi Rp16 ribu, Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan menawarkan cita rasa yang telah dikenal luas. Rasanya yang lezat dan racikan bumbu yang meresap membuat opor ini menjadi salah satu hidangan yang disukai masyarakat Kudus dan pengunjung dari berbagai kota di Indonesia. Dari segi penampilan, opor ayam bakar Sunggingan memiliki warna yang berbeda dibandingkan opor biasanya, disajikan dalam piring yang dilapisi daun pisang dan menggunakan sendok dari daun pisang, menciptakan kesan tradisional yang autentik.

Sejarah Warung Opor Ayam Bakar Sunggingan

Menurut pemilik warung, Rosa Arlina, kuliner ini memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan Sunan Kudus, yang dikenal menyukai hidangan ini. Pada acara-acara tertentu, terutama di bulan Suro, banyak permintaan untuk opor Sunggingan, bahkan bisa menghabiskan 50-70 ekor ayam kampung dalam satu acara. Selain itu, nama "Sunggingan" diambil dari nama desa tempat warung ini pertama kali berdiri, yang menunjukkan pentingnya sejarah dalam setiap hidangan yang disajikan di warung ini.

Bagi kamu yang ingin merasakan kelezatan Nasi Opor Ayam Bakar Sunggingan, kunjungi warung yang terletak di Jalan Niti Semito No.9, Plosokrajan, Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Dengan proses masak yang rumit dan rasa yang terjaga, kuliner ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kudus yang tidak boleh kamu lewatkan.

Baca Juga :

LOKASI