ENTING-ENTING GEPUK SALATIGA: CITA RASA MANIS GURIH DENGAN WARISAN SEJARAH

Enting-Enting Gepuk
Enting-Enting Gepuk / Tri Wahyu Prasetyo/ National Geographic


Salatiga, sebuah kota kecil yang terletak strategis di antara Semarang, Boyolali, dan Magelang, menyimpan kekayaan kuliner yang menggugah selera. Salah satu ikon kulinernya adalah Enting-enting Gepuk, camilan legendaris yang mengandung sejarah dan cita rasa autentik. Berikut panduan perjalanan untuk menikmati dan memahami lebih dalam salah satu buah tangan favorit dari kota Salatiga.

 

Apa Itu Enting-Enting Gepuk?

Enting-enting Gepuk adalah camilan berbahan dasar kacang tanah, gula pasir, air, dan vanili, yang diolah menjadi bentuk prisma segitiga sama kaki dan dibungkus kertas. Nama “gepuk” diambil dari proses pembuatannya, di mana kacang ditumbuk (digepuk) hingga halus dan tercampur rata.

Dua lapisan pada camilan ini memberikan sensasi berbeda:

  • Lapisan kulit: Tekstur renyah, rasa manis dominan.
  • Lapisan isi: Aroma kacang yang kuat, lembut, dan gurih.

Kini, Enting-enting Gepuk hadir dalam berbagai varian rasa, seperti cokelat, durian, jeruk, jahe, hingga variasi dengan gula merah, wijen, atau ampas kelapa.

Enting - enting Gepuk Ori ( 3 Pack )

Enting - Enting Gepuk / Pesona Nusantara

 

Sejarah dan Asal Usul

Enting-enting Gepuk pertama kali diperkenalkan pada tahun 1920-an oleh Khoe Tjong Hok, seorang imigran asal Fukian, China. Khoe, yang saat itu menjadi juru kunci di Klenteng Hok Tek Bio Salatiga, memulai usahanya sebagai tambahan penghasilan dengan menjual camilan kacang kepada para pengunjung klenteng.

Awalnya, enting-enting gepuk dibungkus daun bambu dan dijual dalam keranjang. Setelah mendapat sambutan baik, Khoe menambahkan gula untuk menciptakan rasa manis, sekaligus meningkatkan daya tarik camilan ini. Keberhasilan Khoe kemudian dilanjutkan oleh anak-anaknya, yang kini mengelola usaha ini dengan kemasan lebih modern menggunakan kertas.

 

Menelusuri Perkembangan Produksi

Transformasi Enting-enting Gepuk menjadi ikon oleh-oleh dimulai dari usaha rumahan hingga industri menengah. Produk ini tidak hanya dijual di Salatiga, tetapi juga merambah ke kota-kota lain seperti Semarang, Solo, dan Boyolali. Selain itu, camilan ini kini tersedia di toko online, memungkinkan penikmat kuliner dari seluruh Indonesia untuk mencicipi cita rasanya.

Sejarah Enting-enting Gepuk Cap Klenteng dan 2 Hoolo, Camilan ...

Enting - Enting Gepuk / Radar Semarang

 

Menyusuri Warisan di Salatiga

Berwisata ke Salatiga tidak lengkap tanpa mengunjungi tempat produksi Enting-enting Gepuk. Salah satu rumah produksi bersejarah masih dikelola oleh generasi penerus Khoe Tjong Hok, yang mempertahankan cara pembuatan tradisional sambil beradaptasi dengan tren modern.

Selain mencicipi langsung dari sumbernya, wisatawan juga bisa menjelajahi pusat oleh-oleh di Salatiga yang menjual camilan ini bersama kuliner khas lainnya seperti Soto Esto, Gecok Kambing, dan Sate Sapi Suruh.

 

Tips Membawa Pulang Enting-Enting Gepuk

  1. Periksa Kualitas: Pilih produk dengan kemasan yang utuh untuk menjaga kelezatan dan kebersihan.
  2. Sesuaikan Rasa: Untuk pecinta rasa klasik, varian original bisa menjadi pilihan terbaik. Jika ingin eksplorasi, coba rasa durian atau jahe yang unik.
  3. Pastikan Keawetan: Enting-enting Gepuk tanpa bahan pengawet bisa bertahan lama jika disimpan di tempat kering.

Enting – Enting Khas Salatiga | Asal Usul dan Kandungan nutrisi ...

Enting - Enting Gepuk / Eventkampus

 

Mengapa Wajib Dicoba?

Enting-enting Gepuk bukan hanya camilan, tetapi juga simbol sejarah dan budaya yang merepresentasikan perpaduan tradisi Tionghoa dan Jawa. Tekstur renyah dengan rasa kacang yang khas membuatnya sempurna sebagai teman minum kopi atau teh. Tidak heran jika camilan ini menjadi buah tangan wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Salatiga.

 

Jadi, jika Anda sedang merencanakan perjalanan ke Jawa Tengah, pastikan Salatiga masuk dalam daftar destinasi Anda. Nikmati perjalanan kuliner yang sarat rasa dan cerita melalui Enting-enting Gepuk, camilan legendaris dari kota kecil nan kaya budaya ini!

Baca Juga :

LOKASI