Ada sebuah tempat penginapan baru yang terletak di Alas Krincing Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Namanya unik, Linggarjati Joglo. Seperti namanya, konsep desain dari penginapan ini adalah serupa tenda dan kombinasi beberapa gazebo berbentuk seperti rumah joglo dari kayu jati.
"Karena mengambil tema glamping (glamour camping), desain kami ambil dari bentuk tenda, layaknya tenda kemah. Kombinasi dengan gazebo joglo di halamannya agar terlihat lebih kekinian," kata Edi yang merupakan pengelola Linggarjati Joglo saat dihubungi oleh Kompas.com, Senin (20/4/2021).
Edi melanjutkan, nama Linggarjati Joglo dipilih lantaran ia mencari nama unik bersejarah yang belum pernah digunakan di tempat-tempat wisata lainnya yang ada di Magelang.
Tempat penginapan yang baru dibuka sejak tanggal 26 Februari 2021 ini menawarkan pemandangan Gunung Sumbing dengan suasana pedesaan yang sangat tenang disertai udara yang sejuk. Persawahan milik warga yang mengitari Linggarjati Joglo menambah keasrian dan kenyamanan penginapan ini.
Saat pagi hari, pengunjung bisa menikmati pemandangan matahari terbit yang indah ditemani kicauan burung liar. Sementara di malam hari, pengunjung bisa menyaksikan gemerlap lampu kota Magelang dari tempat penginapan.
Linggarjati Joglo baru menyediakan tiga glamp karena lahan yang terbatas. Oleh karena itu, jika ingin memesan tempat, pengunjung harus saling berlomba-lomba. Di hari biasa (Senin-Jumat) harga per kamar yaitu Rp 375.000. Sementara itu, pada hari Sabtu dan Minggu atau libur nasional, harga per kamar menjadi Rp 400.000.
Dengan harga tersebut, pengunjung sudah mendapat beragam fasilitas, di antaranya dua single bed dan free wifi dalam glamp. Untuk kamar mandi, saat ini baru ada dua kamar dan posisinya berada di luar glamp. Hal itu juga dikarenakan lahan penginapan yang terbatas, sehingga tidak cukup jika membuat kamar mandi di dalam glamp.
Selain itu, Linggarjati Joglo juga menyediakan kantin yang menyajikan aneka makanan dan minuman dengan harga yang relatif murah. Harga makanan berkisar mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 20.000, sedangkan harga minuman mulai dari Rp 4.000 sampai Rp 10.000.
Edi mengaku bahwa salah satu kendalanya saat ini adalah belum maksimalnya akses jalan untuk transportasi para pengunjung.
"Saat ini, yang masih jadi kendala yaitu akses jalan masuk ke penginapan, terkait dengan wilayah jalur akses para petani. Bahkan akses mobil pun tidak bisa, jadi harus parkir di tempat lain sekitar 500 meter dari lokasi," ujarnya.
"Kalau tempat parkir itu lahan milik desa setempat, wisatawan yang hanya berkunjung cukup membayar Rp 5.000, kalau yang menginap perlu membayar Rp15.000 per malam," lanjutnya.
Ia menambahkan, sementara ini ada tukang ojek yang siaga membantu para pengunjung untuk masuk ke wilayah Linggarjati Joglo. Perjalanan menggunakan motor dari tempat parkir ke penginapan memakan waktu 15 menit.
Namun, ia mengungkapkan bahwa ada sebagian pengunjung yang lebih senang berjalan kaki menuju area Linggarjati Joglo, lantaran ingin sambil menikmati udara dan suasana pegunungan di sana.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Linggarjati Joglo, Penginapan Glamping Unik di Magelang"
Baca Juga :