Jika kalian berkunjung ke Kebumen, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba nasi penggel, sajian sarapan legendaris yang kaya akan cita rasa. Nasi penggel merupakan salah satu kuliner khas kebumen yang sangat digemari oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.
Keunkan dari kuliner ini merupakan nasi yang dibentuk menjadi bulat-bulat seperti nasi kepal. Nasi penggel dijasikan dengan unik karena menggunakan pincuk atau sendok yang terbuat dari daun pisang. Kuliner ini juga cuma bisa kalian temukan saat pagi hari.
Nasi penggel juga disajikan dengan sayuran nangka muda, kikil yang dimasak dengan bumbu kuning, tahu, dan tempe mendoan sebagai lauk pendamping. Biasanya pedagang nasi penggel mulai berjualan mulai pukul 05.00 - 09.00 WIB.
Nasi Penggel Pak Melan
Mengutip dari laman Pariwisata Jateng, setiap pagi di Dukuh Gunungsari, Desa Karangpoh, Kebumen penuh dengan kerumunan orang yang mengantri untuk mendapatkan nasi penggel. Salah satu nasi penggel yang terkenal adalah Pak Melan.
Nasi Penggel Pak Melan terkenal karena pelayanannya yang cekatan dan ramah. Bahkan pembeli dapat mengambil nasi sebanyak yang mereka inginkan. Setelah itu, pembeli akan menyodorkan pincuknya untuk diberi sayuran dan tambahan lauk.
Nasi yang besarnya hanya satu kepal ini biasanya dimakan dengan sendok daun pisang. Tapi banyak juga pengunjung yang memakai sendok biasa.
Pak Melan menjelaskan bahwa nasi yang dibentuk bulat membuat rasanya menjadi lebih gurih. Rasa gurih tersebut didapat dari minyak kelapa yang digunakan Pak Melan untuk membulatkan nasinya.
Warung Pak Melan hanya buka lima hari dalam seminggu, libur saat hari Senin dan Jumat. Pak Melan adalah generasi ketiga penjual nasi penggel dan mewarisi resep keluarganya.
Baca Juga :