Rumah makan Angkringan Griyo Aji Somo saat ini sedang hangat dibicarakan di kawasan Wonogiri. Hal ini karena angkringan ini memiliki konsep yang menarik yaitu budaya Jawa dengan rumah Joglo sebagai bangunan utamanya.
Angkringan yang terletak di are pemukiman warga ini awalnya adalah sebuah rumah singgah. Dikarenakan pandemi yang membuat perekonomian dan pariwisata hampir di seluruh pejuru dunia termasuk di Wonogiri mengalami penurunan. Jadi sang pemilik berinisiatif untuk mengembangkannya menjadi suatu obyek wisata baru.
Dengan konsep pemberdayaan masyarakat dan mempekerjakan penduduk sekitar, rumah makan ini memiliki nuansa perpaduan budaya Jawa dengan suasanya Bali. Di rumah makan ini, pengunjung akan menemukan benda-benda antic seperti gamelan Jawa, wayang, patung dan ukiran.
Selain menyuguhkan nuasnsa khas Jawa dengan rumah Jogolnya, angkringan in juga memiliki konsep semi outdoor dengan pohon kamboja yang dihiasi kain dengan motif kotak-kotak menambah sentuhan Bali.
Ada pula kolam renang yang cukup luas. Terdapat juga sejumlah burung yang bisa disaksikan di kawasan ini. Pengunjung juga bisa menemukan beberapa kolam yang berisi bermacam jenis ikan koi.
Untuk menu di angkringan ini juga beragam, mulai dari makanan tradisional sampai ke modern. Dan salah satu menu yang harus dicoba adalah selat segar. Harga makanan dan minumannya pun relatif murah, mulai dari Rp 4.000.
Lokasi
Angkringan Griyo Aji Somo terletak di area pemukiman warga, tepatnya di Jaten, Kedunggupit, Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Akses menuju lokasi tersebut cukup mudah karena telah terdapat plakat jalan dan petunjuk arah. Selain itu, jalanannya pun sudah berupa aspal dan relatif lebar.
Wisatawan dapat tiba di kawasan ini menggunakan kendaraan pribadi, yaitu motor atau mobil. Wisatawan hanya perlu berkendara selama lima sampai tujuh menit dari jalan utama menuju kawasan ini.
Angkringan Griyo Aji Somo buka setiap harinya mulai pukul 11.00 - 22.00 WIB
Baca Juga :