TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU, KULIK WISATA SERU & MENAMBAH PENGALAMAN BARU!

Pemandangan Indah Gunung Merbabu
Pemandangan Indah Gunung Merbabu / Website www.indonesiatrip.id


Sobat wisata mau merasakan pengalaman baru menjelajah Gunung? Kalian bisa mencoba mengeksplorasi Taman Nasional Gunung Merbabu. Taman Nasional ini terletak di Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, taman nasional ini terletak di empat kabupaten yaitu kabupaten Magelang, Boyolali, Semarang, dan Salatiga. Namun lebih pasnya berada di Kabupaten Magelang. 

Taman Nasional Gunung Merbabu / website www.travel.detik.com

Seputar Taman Nasional Gunung Merbabu

Taman Nasional Gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter diatas permukaan laut. Wisata ini memiliki berbagai spot foto menarik karena menawarkan berbagai jalur pendakian yang menantang adrenalin. Gunung Merbabu memiliki makna “gunung yang menyebarkan kabut”. Selain terkenal karena pendakiannya, taman nasional ini memiliki habitat flora dan fauna seperti spesies kera ekor panjang jawa. Pemandangan gunung dan lautan awan akan memanjakan mata.

View Cantik Merbabu / website www.exploringindonesia.com

Daya Tarik Taman Nasional Gunung Merbabu

1. Jalur Pendakian menuju Gunung Merbabu. Sobat wisata akan ditawarkan 3 puncak yang populer yaitu puncak Kenteng Songo (3.142 mdpl), puncak Trianggulasi (3.142 mdpl), dan puncak Syarif (3.119 mdpl). Ketiga puncak tersebut paling sering didaki oleh wisatawan. 

Jalur Menuju Gunung Merbabu / website www.jateng.genpi.co

2. Berbagai macam Jalur Pendakian. Sobat wisata bisa menempuh jalur pendakian yang disediakan mulai dari jalur pendakian Selo, Thekelan, Wekas, Cuntel. Jalur pendakian tersebut bebas dipilih karena setiap jalur menawarkan pengalaman tracking yang berbeda. Tidak hanya itu, sepanjang perjalanan akan melihat banyak flora dan fauna endemik. Jalur Thekelan dijuluki sebagai green basecamp, hal ini dikarenakan dilengkapi fasilitas solar cell, perpustakaan basecamp, dan penyediaan air bersih setiap minum. 

Jalur pendakian Via Selo / website www.pontas.id

3. Ekosistem Alami. Taman Nasional Gunung Merbabu menyediakan ekosistem alam yang membuat kita takjub. Masih terdapat eksistensi dari kera ekor panjang, lutung, rekrekan, kijang, burung jalak, dan bunga edelweiss. Tidak hanya itu, terdapat Sabana Gunung Merbabu dengan hamparan pemandangan hijau rumput, pohon yang luas.

Bunga Edelweiss di Gunung Merbabu / website www.xplorewisata.com

4. Pendidikan dan Penelitian. Taman Nasional Gunung Merbabu memiliki manfaat sebagai tempat edukasi dari berbagai institusi pendidikan yang mencoba untuk menggali data terkait penelitian yang dikembangkan. Beberapa contohnya meneliti seputar flora, fauna, konservasi, ekologi, geologi, vulkanologi, sosial, budaya, pariwisata, dan ekowisata.

Komunitas “Salatiga Peduli” melakukan aksi menanam 1 pohon / website www.ksdae.menlhk.go.id

Harga Tiket Masuk & Jam Operasional

Harga tiket masuk ke Taman Nasional Gunung Merbabu adalah Rp5.000 per orang (untuk wisatawan lokal, terhitung dari hari senin hingga sabtu). Hari sabtu hingga minggu dikenakan harga Rp7.000 untuk wisatawan lokal. Sementara, bagi wisatawan luar negeri dikenakan tarif Rp150.000 untuk weekdays dan Rp225.000 untuk weekend. Jam operasional wisata ini buka 24 jam nonstop.

Aturan Pendakian Gunung Merbabu

Pendaki sebelum melakukan mendaki ke Gunung Merbabu wajib mengisi surat pernyataan orangtua yang menyatakan bahwa diberikan izin untuk mendaki. Surat izin tersebut kemudian ditandatangani orangtua diatas materai. Surat ini wajib untuk pendaki yang berusia kurang dari 17 tahun.

Syarat Registrasi dan Perizinan : 

  1. Wajib mendaftar secara online, melalui booking resmi dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. 
  2. Setiap pendaki wajib membawa identitas diri (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar) saat melakukan registrasi.
  3. Kelompok pendaki paling sedikit terdapat 3 orang, hal ini untuk keamanan bersama.
  4. Wajib membayar tiket masuk dan asuransi.

Persyaratan kesehatan : 

  1. Pendaki harus dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani, tidak memiliki penyakit berat atau bawaan.
  2. Disarankan membawa surat keterangan sehat dari dokter terutama bagi pendaki pemula yang memiliki komorbid (penyakit bawaan).

Perlengkapan wajib yang perlu dibawa : 

  1. Jaket tebal dan pakaian hangat
  2. Sepatu gunung dan sandal khusus mendaki
  3. Tenda
  4. Sleeping bag 
  5. Headlamp atau senter untuk penerangan
  6. Peralatan memasak portable yang ringan dibawa dan logistik yang cukup

Keamanan dan Etika : 

  1. Dilarang mendaki sendirian
  2. Mengikuti jalur pendakian yang resmi mulai dari jalur Selo (Boyolali), Suwanting (Magelang), Cunthel/Kopeng (Semarang). 
  3. Tidak diperbolehkan melakukan vandalisme di pepohonan
  4. Bertutur kata yang sopan
  5. Mendaki saat cuaca cerah, hindari cuaca ekstrim seperti hujan saat mendaki

Waktu Pendakian dan Batasan : 

  1. Waktu pendakian maksimal selama 2 hari 1 malam. Pendaki dihimbau turun sebelum sore atau malam tiba.
  2. Pendaki harus melaporkan diri saat turun ke pos registrasi demi menginformasikan keselamatan.
  3. Walau buka selama 24 jam namun jika cuaca ekstrim, maka akan ditutup sementara.

Aturan Lingkungan dan Konservasi : 

  1. Dilarang meninggalkan sampah di Gunung.
  2. Dilarang merusak atau mencabut tanaman seperti Bunga Edelweiss
  3. Dilarang berburu hewan di alam terbuka
  4. Dilarang membawa peralatan yang menimbulkan api, karena rawan dengan api.

Sanksi Bagi Pelanggar : 

  1. Pelanggar akan dikenakan sanksi administratif atau larangan mendaki kembali.
  2. Apabila melakukan pengrusakan lingkungan, maka akan dikenakan pasal terkait konservasi lingkungan.

Nah! Taman Nasional Gunung Merbabu Memberikan Pengalaman Yang Menantang! Tetap Patuhi Semua Aturan Dalam Berwisata yaa!

 

Baca Juga :

LOKASI