JADAH SELO BOYOLALI : KUDAPAN KETAN GURIH YANG COCOK DINIKMATI DENGAN SERUNDENG

Jadah Selo, kudapan berbahan ketan dan kelapa yang biasa dinikmati bersama serundeng atau disajikan dalam bentuk jadah bakar.
Jadah Selo, kudapan berbahan ketan dan kelapa yang biasa dinikmati bersama serundeng atau disajikan dalam bentuk jadah bakar. / https://sl.bing.net/gAI64dgtyYC


Kudapan Khas dari Lereng Merapi dan Merbabu

Selo di Kabupaten Boyolali tidak hanya menawarkan panorama pegunungan, tetapi juga kuliner tradisional yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Salah satunya adalah jadah, kudapan berbahan dasar beras ketan yang mudah dijumpai di kios-kios sekitar kawasan Selo. Jadah kerap diburu wisatawan yang berkunjung ke kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu. Selain disantap langsung, makanan ini juga sering dibeli sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah.

Dibuat dari Ketan dan Kelapa

Bahan utama jadah adalah beras ketan yang dimasak bersama kelapa atau santan, kemudian ditumbuk hingga menyatu dan memiliki tekstur padat serta lengket. Proses tersebut menghasilkan kudapan dengan rasa gurih alami dan tekstur pulen. Jadah biasanya dipotong menjadi bagian-bagian kecil sehingga mudah disantap, baik sebagai camilan maupun teman minum teh dan kopi.

Makin Nikmat dengan Serundeng

Salah satu pasangan yang membuat jadah khas Selo menarik adalah serundeng, yaitu kelapa parut berbumbu yang memberikan tambahan rasa gurih dan sedikit manis. Perpaduan tekstur jadah yang lembut dengan serundeng membuat cita rasanya semakin beragam. Selain serundeng, jadah juga dapat dinikmati bersama tahu dan tempe bacem. Kombinasi tersebut membuatnya tidak hanya cocok sebagai camilan, tetapi juga bisa disantap sebagai makanan pengganjal perut.

Jadah Bakar untuk Menambah Aroma

Jadah juga memiliki variasi penyajian berupa jadah bakar. Pada cara penyajian ini, jadah dipanggang di atas bara hingga bagian luarnya terasa lebih hangat dan aromanya semakin keluar. Jadah bakar banyak dijumpai di sekitar Pasar Selo dan kios-kios di sepanjang jalan kawasan tersebut. Sajian hangat ini cocok dinikmati ketika udara pegunungan terasa dingin, terutama setelah wisatawan beraktivitas atau menjelajahi kawasan sekitar.

Kuliner Tradisional yang Tetap Dicari

Di tengah beragam pilihan camilan modern, jadah masih memiliki tempat tersendiri dalam kuliner Boyolali. Proses pembuatannya yang sederhana, bahan yang mudah dikenali, dan pilihan pendamping seperti serundeng membuat makanan ini tetap menarik untuk dicoba. Bagi wisatawan yang singgah di Selo, mencicipi jadah bisa menjadi cara untuk mengenal sisi kuliner daerah tersebut. Kudapan ini juga praktis dibawa pulang sebagai oleh-oleh setelah menikmati pemandangan pegunungan.

Harga: Harga bergantung pada penjual, ukuran kemasan, dan jenis sajian.

Lokasi: Kios-kios jadah dapat ditemukan di sekitar Pasar Selo dan kawasan Simpang PB VI, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Baca Juga :

LOKASI