PASTRI LIPAT DAN KOPI SOLO, KULINER UNIK DI PASAR GEDE YANG LAGI HITS

Pastri Lipat dan Kopi menghadirkan pastri dengan berbagai isian yang terinspirasi dari cita rasa Nusantara di kawasan Pasar Gede Solo.
Pastri Lipat dan Kopi menghadirkan pastri dengan berbagai isian yang terinspirasi dari cita rasa Nusantara di kawasan Pasar Gede Solo. / https://share.google/zdFmr8ijXjAh6DfNc


Pastri Lipat dan Kopi, Kuliner Unik di Kawasan Pasar Gede Solo

Solo memiliki banyak pilihan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Tidak hanya makanan tradisional yang sudah dikenal sejak lama, sejumlah tempat makan baru juga menawarkan sajian dengan konsep yang lebih kekinian. Salah satunya Pastri Lipat dan Kopi yang berada di kawasan Pasar Gede Solo. Tempat ini menghadirkan pastry dengan konsep berbeda melalui bentuk serta pilihan isian yang terinspirasi dari cita rasa Nusantara.

Berawal dari Cerita Nostalgia

Pastri Lipat dirintis oleh Eva Musdalifah, seorang dokter spesialis anak yang sejak kecil sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia memasak. Dikutip dari detikJateng, ide membuat Pastri Lipat salah satunya berasal dari kenangan masa kecil Eva ketika membuat kue bersama sang ibu. Ia juga terinspirasi dari kue tradisional bernama Grem yang menjadi bagian dari kenangan masa kecilnya. Dari sinilah muncul gagasan untuk menghadirkan sajian yang tetap membawa rasa nostalgia, tetapi dikemas dalam bentuk pastry yang lebih modern.

Pastri dengan Cita Rasa Nusantara

Keunikan Pastri Lipat terletak pada isiannya. Tidak hanya menghadirkan rasa pastry yang umum seperti cokelat atau keju, beberapa menu justru menggunakan cita rasa yang dekat dengan kuliner Indonesia. Pastri dibuat dengan tekstur renyah kemudian dipadukan dengan berbagai isian manis maupun gurih. Konsep tersebut membuat Pastri Lipat memiliki karakter tersendiri dibandingkan pastry pada umumnya.

Ada Pastri Lipat Dawet

Salah satu menu yang cukup menarik adalah Pastri Lipat Dawet. Cita rasa dawet yang biasanya dinikmati sebagai minuman justru diolah menjadi isian pastri. Perpaduan santan dan gula aren memberikan rasa manis serta gurih yang berpadu dengan tekstur renyah pastri. Selain varian dawet, pengunjung juga dapat menemukan pilihan seperti pisang cokelat, keju, stroberi, sapi lada hitam hingga sosis pedas.

Menggunakan Bahan dari Sekitar Pasar Gede

Konsep Pastri Lipat juga memiliki kaitan dengan kawasan tempatnya berada. Sejumlah bahan yang digunakan untuk membuat menu diperoleh dari pedagang di sekitar Pasar Gede. Pisang, ubi hingga bahan untuk membuat dawet menjadi bagian dari bahan yang digunakan dalam berbagai menu. Hal ini membuat konsep Pastri Lipat terasa dekat dengan lingkungan dan kuliner lokal Solo.

Kopi dengan Sentuhan Kayu Manis

Tidak hanya menyediakan pastri, tempat ini juga menawarkan kopi sebagai teman bersantai. Kopi yang disajikan memiliki sentuhan kayu manis sehingga menghasilkan aroma rempah yang cukup khas. Minuman tersebut dapat menjadi pendamping untuk menikmati pastri sambil bersantai.

Suasana Kawasan Pasar Gede

Lokasinya di kawasan Pasar Gede juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung bisa sekaligus menikmati suasana salah satu kawasan ikonik di Kota Solo yang memiliki karakter bangunan dan lingkungan yang khas. Pastri Lipat dan Kopi bisa menjadi pilihan untuk disambangi setelah berkeliling Pasar Gede atau menjelajahi kawasan sekitarnya.

Pilihan Kuliner Kekinian di Solo

Pastri Lipat dan Kopi menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin mencoba kuliner kekinian dengan sentuhan lokal. Perpaduan pastry, bahan Nusantara dan cerita nostalgia membuat tempat ini tidak hanya menarik dari sisi makanan, tetapi juga memiliki cerita di balik konsepnya. Bagi pencinta kuliner yang sedang berada di Solo, khususnya kawasan Pasar Gede, Pastri Lipat dan Kopi bisa menjadi salah satu pilihan untuk mencoba sajian yang berbeda dari kuliner Solo pada umumnya.

Baca Juga :

LOKASI