Tiga Air Terjun dalam Satu Kawasan
Kalau biasanya wisatawan harus berpindah tempat untuk menemukan beberapa air terjun, hal tersebut tidak berlaku di Girimanik. Kawasan wisata alam di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, ini memiliki tiga air terjun dalam satu kawasan. Ketiganya adalah Manikmoyo, Condromoyo, dan Tejomoyo. Manikmoyo menjadi yang paling tinggi dengan aliran air mencapai sekitar 70 meter.
Berada di Lereng Gunung Lawu
Air Terjun Girimanik berada di lereng selatan Gunung Lawu. Kondisi tersebut membuat kawasan sekitarnya memiliki udara yang sejuk dengan pepohonan yang masih cukup lebat. Perjalanan menuju air terjun juga menjadi bagian dari pengalaman karena pengunjung perlu berjalan kaki melalui jalur yang menanjak dan kawasan hutan.
Trekking Menuju Tiga Air Terjun
Buat yang suka jalan kaki dan eksplorasi alam, Girimanik cukup menarik untuk dicoba. Jarak antara satu air terjun dengan air terjun lainnya membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit berjalan kaki. Karena beberapa jalur cukup menanjak dan dapat menjadi licin saat berkabut atau setelah hujan, pengunjung perlu menggunakan alas kaki yang nyaman dan tetap berhati-hati selama perjalanan.
Ada Sendang dan Jejak Sejarah
Girimanik bukan hanya soal air terjun. Di kawasan ini juga terdapat Sendang Drajat dan Sendang Kanastren yang memiliki nilai budaya dan kepercayaan bagi masyarakat setempat. Kawasan Girimanik juga dikaitkan dengan petilasan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa. Masyarakat Desa Setren juga masih menjalankan tradisi Susuk Wangan sebagai bentuk syukur atas hasil bumi.
Pilihan Wisata Alam di Wonogiri
Dengan tiga air terjun, hutan pinus, udara sejuk, serta cerita budaya yang menyertainya, Girimanik menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar melihat air terjun. Lokasinya berada di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, dan bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam di kawasan lereng Gunung Lawu.
Baca Juga :