KERESAHAN JURU FOTO SUKARELA DI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG

Juru Foto Kawasan Kota Lama Semarang
Juru Foto Kawasan Kota Lama Semarang / (AYOSEMARANG.COM/ Audrian Firhannusa)

Pengen jalan - jalan di Kota Lama Semarang sambil berfoto ria dengan latar belakang keindahan gedung - gedung tua peninggalan Belanda? Nggak perlu khawatir karena di kota lama kamu bakal ketemu juru foto yang secara sukarela akan bantuin kamu untuk mengambil foto terbaikmu.

Dibalik adanya juru foto sukarela, ternyata ada kisah yang ingin mereka ceritakan. Namanya juga juru foto sukarela. Biaya atau tarifnya pun suka-suka, terserah si pengguna jasa foto di Kawasan Kota Lama Semarang. Tetapi akhir-akhir ini pendapatan juru foto sukarela merosot tajam. Hanya sedikit orang masukkan uang ke kotak sukarela. 

Hanya dengan bermodal smartphone seadanya dan kotak bertuliskan isi kotak sukarela, orang-orang ini siap menjual jasa memotret untuk pengunjung. Juru foto sukarela tersebut juga tak berseragam saat menawarkan jasanya ke pengunjung. Tak hanya untuk mengabadikan momentum di satu objek saja, beberapa juru foto sukarela seringkali mendapat order untuk memotret di beberapa titik di kawasan Kota Lama Semarang.

Merekapun tak pernah mematok biaya, para pengunjung tinggal memasukkan tip ke kotak secara sukarela. Para pengunjung juga tak merasa terganggu dengan adanya juru foto sukarela di kawasan Kota Lama Semarang. Bahkan beberapa merasa terbantu dengan keberadaan juru foto sukarela tersebut.

Para pengunjung kawasan Kota Lama Semarang pun mengaku tak terganggu dengan keberadaan para juru foto sukarela tersebut, malahan  keberadaan juru foto sukarela tersebut sangat membantu dan menjadi ciri khas tersendiri di Kawasan Kota Lama Semarang

Meski bermodalkan properti sederhana, namun tak jarang juru foto sukarela di kawasan Kota Lama Semarang diminta memotret artis.

"Yang terakhir saya diminta memotret Meidyana Maimunah atau Memes, tapi pakai handphone milik artis tersebut," ujarnya.

Menurutnya, selain artis banyak pengunjung dari luar daerah yang minta bantuannya untuk mengabadikan momen saat berkunjung.

"Kadang dari Jakarta atau Surabaya, kalau wisatawan lokal malah jarang," papar Hendri.

Meski demikian, pengalaman tak mengenakkan juga pernah dialami Hendri saat diminta memotret pengunjung. Kadang banyak yang tak masukkan uang ke kotak, tapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu, karena mereka juga sadar kadang pengunjung ada yang punya uang kadang juga tidak.

Salah satu juru foto sukarela Hendri mengaku meski di hari libur pengunjung yang minta bantuannya terus berkurang.

"Sudah dua bulan ini sepi, padahal dulu bisa dapat Rp 160 ribu, namun beberapa waktu lalu hanya dapat Rp 1.500. Meski demikian tetap saya syukuri," tambahnya.


Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Suka Duka Juru Foto Sukarela di Kawasan Kota Lama Semarang, Pernah Memotret Artis Pakai HP Mereka


LOKASI